Postingan

MENCACI DAN MELAKNAT BERMADZHAB IBLIS

Gambar
Bismillahirahmanirahim Rasululah dan pewarisnya bukan pelaknat dan bukan pencaci.Di hadapan kita ada Qudwah ( teladan ) Rasulullah Saw bersabda."Seorang mukmin tidak melaknat, menuduh dan berkata keji". "Aku tidak diutus sebagai pelaknat atau apapun berteriak teriak dipasar". Baginda bukan pencaci, bukan pula pelaknat.Begitu juga dengan pengikut baginda dari kalangan ulama, tidak ada diantara mereka pelaknat yang suka melaknat orang. bukan juga pencaci, yang mencaci bahkan terhadap orang awam.Apalagi terhadap ulama, terlebih lagi para sahabat Nabi dan Tabi'in.Mereka para sahabat dan tabi'in adalah sebaik baiknya penghargaan asas kehormatan. Dakwah yang baik dan benar tidak ada caci maki sama sekali.Rasulullah Saw tidak diutus untuk mencaci dan memaki. Tidak pula seorang Wali Allah bertugas untuk mencaci atau memaki.tidak pula berdiri hakikat ilmu dengan caci maki sama sekali !. Tidaklah berdiri suatu madzhab dengan caci maki kecua...

Pintar yang munafik

Gambar
Orang pintar yang munafik Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda سيكون في أمتي اختلاف وفرقة ، قوم يحسنون القيل ويسيئون الفعل “Akan ada perselisihan dan perseteruan pada umatku, suatu kaum yang memperbagus ucapan dan memperjelek perbuatan (akhlak yang buruk) “. يَدْعُونَ إِلَى كِتَابِ اللَّهِ وَلَيْسُوا مِنْهُ فِى شَىْءٍ ” Mereka mengajak pada kitab Allah tetapi justru mereka tidak mendapat bagian sedikitpun dari Al-Quran “. (Sunan Abu Daud : 4765) Umar bin Khattab r.a. pernah mengingatkan fenomena cendekiawan yang tidak beradab. Dikutip oleh Imam al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin, bahwa beliau berkata: “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan terhadap umat ini adalah orang pintar yang munafik. Para sahabat bertanya: Bagaimana bisa seseorang itu menjadi munafik yang pintar? Umar r.a. menjawab: “Yaitu orang yang pandai berbicara (bak seorang alim), tapi hati dan perilakunya jahil”. Orang pintar yang munafik adalah ulama (ahli ilmu) seperti Dzul Khuwais...

PELACUR AYAT vs PELACUR DIRI

Gambar
 PELACUR AYAT vs PELACUR DIRI Sebelumnya kami mohon maaf karena memakai kata pelacur disini, karena kami tidak menemukan kata yang lebih halus lagi dari ini untuk menyandingkannya. Pelacur mempunyai arti menghargakan, menjual, merendahkan, menghilangkan, mengharapkan. Pelacur diri sering orang sebut dengan wanita tuna susila, pekerja sex komersial, wanita pemuas nafsu, wanita nakal, dan lain sebagainya. Ini dilakukan pelacur diri demi memuaskan nafsu syahwatnya, untuk mendapatkan harta duniawi dengan mudah, dan lain sebagainya dengan tujuan yang kurang baik. Sedangkan pelacur ayat yaitu orang yang menghargakan ayat ayat Al quran, menjualnya, merendahkannya, menghilangkannya dan mengharapkan hal yang sama dengan pelacur diri tadi. Mengapa kami tarik pembicaraan pelacur ayat dengan pelacur diri..? Karena kami melihat dengan pengetahuan islam ini bahwa ada kesamaan antara dua propesi ini. Pelacur ayat lebih exlusif ia berpenampilan sempurna dengan pak...

SIFAT QUDRAT DAN IRADAT TUHAN ATAS KEHIDUPAN MANUSIA

SIFAT QUDRAT DAN IRADAT TUHAN ATAS KEHIDUPAN MANUSIA    أمن هو قانت ءاناء اليل ساجدا وقائما يحذر الآخرة ويرجوا رحمة ربه قل هل يستوي الذين يعلمون و الذين لا يعلمون إنما يتذكر أولوا الألباب (الزمر: 9) Am-man huwa qaanitun aanaa al-laili saajidaw wa qaa-imay-yahdzarul aakhirata wa yarjuu rahmata rab-bih. qul hal yas-tawil ladziina ya’lamuuna wal ladziina laa ya’lamuuna. in-namaa yatadzak-karu ulul albaab => Hai orang musyrik, apakah kamu yang lebih beruntung atau orang yang dengan patuh setia beribadah di malam hari; sujud dan berdiri, takut kepada siksaan akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya?. Katakanlah! “Adakah sama orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?”. Hanya orang-orang yang berakal sajalah yang dapat berfikir (QS. az-Zumar: 9) . Yang dimaksudkan Tuhan dengan berakal pada ayat di atas adalah mereka yang akalnya diterangi Tuhan lewat perjuangan sujud dan berdiri di malam hari karena mengharap rahmat dari-Nya tanpa mengena...

TIADA LAGI TUHAN BEGINI DAN BEGITU

Gambar
TIADA LAGI TUHAN BEGINI DAN BEGITU  Banyak orang yang bertanya, mengapa dalam mempelajari Agama mesti harus mengenal Rasa ? Memang kalau hanya sampai pada tingkat Syariat, bab rasa tidak pernah dibicarakan atau disinggung. Tetapi pada tingkat Tarekat keatas bab rasa ini mulai disinggung. Karena bila belajar ilmu Agama itu berarti mulai mengenal siapa Sang Percipta itu. Karena ALLAH maha GHOIB maka dalam mengenal hal GHOIB kita wajib mengaji rasa.  Jadi jelas berbeda dengan ting kat syariat yang memang mengaji telinga dan mulut saja.  Dan mereka hanya yakin akan hasil kerja panca inderanya. Bukan Batin! Maka dalam tauhid sir atau tauhid zukkiyyah alias tauhid rasa dikatakan, jasad ini tempat merasakan saja. Dari alur atau skema diatas tadi rasa jasad hanya merasakan "ada" ini dengan rasa Rabbani itu diri Allah? Takut apa? takut dosa tertimpa dosa. Takut neraka masuk neraka, takud syirik tertimpa syirik. Tidak perlu takut karena yang dimaksud disini adalah ...

BERTUHAN TANPA MURSYID HASILNYA ADALAH TUHAN KIRA KIRA ATAU TUHAN PIKIR PIKIR

Gambar
  BERTUHAN TANPA MURSYID HASILNYA ADALAH TUHAN KIRA KIRA ATAU TUHAN PIKIR PIKIR  “ Barangsiapa mendapatkan kesesatan, maka ia tidak akan menemukan (dalam hidupnya) seorang wali yang mursyid” (Al-kahfi: 17). Peran seorang   Mursyid (pembimbing atau guru rohani) merupakan syarat mutlak untuk mencapai tahapan-tahapan puncak spiritual. Eksistensinya dalam wilayah kesufian menjadi faktor utama dan dalam kontek orde perkumpulan tarekat-tarekat sufi telah di kukuhkan sebagai sebuah symbol dan tradisi Tasawuf. Tarekat identik dengan kemursyidan, tanpa mursyid tarekat tidak memiliki makna dan arti apa-apa. Tharekat tanpa mursyid ibarat kapal tanpa nahkoda. Disisi yang lain kemursyidan sering kali ditolak oleh sebagian ulama, terutama ulama yang anti tasawuf atau mereka yang memahami tasawuf dengan cara-cara individual. Mereka merasa mampu menembus jalan rohani yang penuh dengan rahasia menurut metode dan cara mereka sendiri, bahkan dengan mengandalkan pengetahuan yang...

Khataman Harian Tarekat Qodiriyah wa Naqsabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya

Gambar
Khataman TQN PP.Suryalaya (Bagian I) Khataman adalah amaliyah mingguan dalam TQN PP.Suryalaya. Untuk saat ini lazim dilaksanakan setiap hari ba'da sholat maghrib setelah dzikir jahar dan ba'da sholat 'isya setelah sholat sunnah Lidaf'il  bala' (Lihat:  JADWAL SHOLAT FARDHU DAN AMALIYAH SHOLAT SUNNAH TQN PP.SURYALAYA ) KHATAMAN: BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM ilaa hadlrotin nabiyyil mushthofaa muhammading shollalloohhu 'alaihhi wa sallama wa 'alaa aalihhii wa ashhaabihhii wa azwaajihhii wa dzurriyyaatihhii wa ahli baitihhil kiroomi ajma'iina syai-ul lillaahhi lahhumul faatihah. "Semoga sampai Rahmat Allah kepada Nabi yang terpilih, yakni Nabi Muhammad saw, dan kepada keluarganya, sahabat-sahabatnya, istri-istrinya, keturunannya, dan kepada orang-orang yang pernah masuk kedalam rumah nabi yang mulia semuanya. Segala perkara itu kepunyaan Allah dan tetaplah kepada-Nya". tsumma ilaa arwaahi aabaa-ihhi wa ummahhaatihhi wa ikhw...